Visi Misi Sarjana Terapan

 

KEUNGGULAN dan STRATEGI PENCAPAIAN

PEMBELAJARAN PRODI DIV

 

Keahlian atau kemampuan yang merupakan keunggulan lulusan Prodi Diploma IV Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta adalah di bidang K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) di industri (termasuk di rumah sakit sebagai bagian dari industri pela-yanan kesehatan). Di dalam kurikulum institusi, untuk mencapai keunggulan tersebut, lulusan dibekali 12 SKS selain yang sudah terdapat di kurikulum inti. Mata kuliah kurikulum institusi yang mendukung bidang K3 adalah :

 

  1. HACCP (hazard analysis critical control point)
  2. Teknologi Tepat Guna
  3. Analisis Potensi Bahaya dan Penyakit Akibat Kerja
  4. Faal Kerja dan Ergonomi,
  5. Pencegahan Pengendalian Infeksi.
  6. Rekayasa Alat Sanitasi

 

Kurikulum Prodi Diploma IV Kesehatan Lingkungan juga ditujukan untuk mengimplementasikan Misi Prodi, yaitu :

 

  1. Misi 1 yaitu menghasilkan lulusan yang profesional di bidang kesehatan lingkungan yang profesional tercermin dalam capaian pembelajaran :
  2. Mampu mengaplikasikan prosedur dan ilmu kesehatan lingkungan (pe-nyehatan air, pengelolaan limbah cair, penyehatan udara, penyehatan tanah, dan pengelolaan sampah, penyehatan makanan dan minuman, pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit) dan meman-faatkan Iptek kesehatan lingkungan dalam menyelesaikan masalah ke-sehatan lingkungan.
  3. Mampu mengelola (mendokumentasikan, menyimpan, mengaudit, dan mengamankan) data riset kesehatan lingkungan untuk keperluan otentikasi, originalitas dan studi pengulangan (reproduksibilitas)
  4. Menguasai konsep prosedural dan teori kesehatan lingkungan dan me-manfaatkan Iptek kesehatan lingkungan dalam menyelesaikan masa-lah kesehatan lingkungan,
  5. Mampu mengambil keputusan yang tepat dalam melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pekerjaan bidang kesehatan lingkungan pada suatu organisasi atau institusi yang menjadi tanggung jawabnya
  6. Bertanggung jawab pada pekerjaan yang menjadi tugasnya sendiri di bidang kesehatan lingkungan serta dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hail kerja organisasi atau institusi dengan memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja.
  7. Mampu mengelola pembelajaran sendiri bidang kesehatan lingkungan
  8. Mampu memberikan informasi dan ide bidang kesehatan lingkungan melalui berbagai media kepada masyarakat dan atau individu
  9. Mampu mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan pem-bimbing, kolega, sejawat, di dalam maupun luar institusi
  10. Mampu memahami penerapan pidana pada hukum lingkungan
  11. Mampu mengumpulkan bukti-bukti dan menyususn laporan penyidikan bidang kesehatan lingkungan.
  12. Mampu mempublikasikan hasil tugas akhir/ karya/disain/seni/model bi-dang kesehatan lingkungan yang dapat diakses oleh masyarakat aka-demik di kalangan dosen dan mahasiswa
  13. Mahasiswa mempunyai jiwa wirausaha

 

  1. Misi 2 yaitu melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bermutu di-wujudkan dalam :
  2. Terlaksananya perkuliahan sesuai dengan perkembangan Ipteks (e- learning, Vilep)
  3. Penelitian dosen yang dilaksanakan baik oleh mahasiswa atau dosen
  4. Terlaksananya kegiatan pengabdian masyarakat

 

  1. Misi 3 yaitu meningkatkan kualitas sumberdaya pendidikan dan tenaga pen-didikan, diwujudkan dalam :
  2. Mengirimkan dosen dan instruktur mengikuti pendidikan lanjut (S2 dan S3)
  3. Mengirimkan dosen  dan instruktur mengikuti workshop dan pelatihan sesuai bidang keahlian
  4. Mengirimkan dosen dan instruktur mengikuti seminar.

 

  1. Misi 4 yaitu menjalin kerjasama dengan organisasi profesi dan pengguna, diwujudkan dalam :
  2. Menjalin kerjasama dengan organisasi profesi (HAKLI) untuk kegiatan uji kompetensi
  3. Menjalin kerjasama dengan organisasi profesi (HAKLI) untuk kegiatan seminar (narasumber, peserta dan SKP) bersama
  4. Menjalin kerjasama dengan pengguna untuk tracer study dan job fair

 

Visi Misi Diploma Tiga

 

 

KEUNGGULAN dan STRATEGI PENCAPAIAN PEMBELAJARAN PRODI DIII

 

Keahlian atau kemampuan yang merupakan keunggulan lulusan Program Studi D III  Kesehatan Lingkungan adalah pengelolaan sampah berbasis komunitas. Untuk mencapai kemampuan ini secara  akademik mahasiswa disiapkan untuk menjadi lulusan  sanitarian yang mempunyai ketrampilan khusus dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas. Hal ini didukung dengan :

 

1.Pokok bahasan mengenai keunggulan ini didukung oleh tiga mata kuliah spesifik tentang penyehatan tanah dan pengelolaan sampah serta didukung oleh sebelas mata kuliah yang dalam RPS nya memuat pokok bahasan mengenai pengelolaan sampah berbasis komunitas

2.Karya Tulis Ilmiah yang  dihasilkan mahasiswa sebagai hasil laporan tugas akhir dengan topik penelitian tentang pengelolaan sampah

3.Buku referensi di Perpustakaan yang mendukung keunggulan Program Studi D III Kesehatan Lingkungan tersedia sebanyak 42 judul, antara lain :

  1. Bank sampah (Kajian dan Teori) Buku I pengarang Bambang Suwerda,SST,MSi
  2. Bank sampah (Kajian dan Teori) Buku II pengarang Bambang Suwerda,SST,MSi
  3. Bijak dan Cerdas Mengolah Sampah : Membuat Kompos dari Sampah Rumah Tangga pengarang : Teti Suryati
  1. Kolaborasi Pengolahan Sampah pengarang Reslina Amu
  2. Memiliki Desa Binaan dengan keunggulan pengelolaan sampah berbasis Komunitas di Sukunan Sleman, Bank Sampah Badegan Bantul dan Desa Wisata Sembungan Jawa Tengah
  3. Memiliki Bank Sampah “Permata Lingkungan” yang dikelola bersama oleh mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan
  4. Memiliki tenaga-tenaga ahli dalam bidang pengelolaan sampah berbasis Komunitas

 

 

Hal ini  yang kemudian diimplementasikan dalam capaian pembelajaran pada setiap mata kuliah. Kurikulum Program Studi D III Kesehatan Lingkungan juga ditujukan untuk mengimplementasikan misi Program Studi D III Kesehatan Lingkungan.

 

  1. Misi 1 yaitu menghasilkan tenaga ahli madya kesehatan lingkungan yang profesional tercermin dalam capaian pembelajaran berikut ini :
  2. Menguasai teori-teori tentang teknik sampling, penggunaan alat sampling, pengiriman sampel dan pemeriksaan fisik, kimia dan mikrobiologi air, udara, tanah, sampah, makanan minuman, usap alat makan dan minum, usap rektum, binatang pembawa penyakit, makro-mikro bentos, toksikan dan biomonitoring serta intervensi secara teknis, administrasi dan sosial di bidang kesehatan lingkungan pada permukiman, tempat-tempat umum, tempat wisata, rumah sakit, sarana transportasi, gudang dan matra.
  3. Menguasai teori tentang penyelenggaraan kegiatan penyuluhan dengan menggunakan berbagai metode dan media yang  tepat dari beragam pilihan,  penyebarluasan informasi dengan berbagai media, dan evaluasi serta  menyusun laporan.
  4. Menguasai tentang teknik pengawasan kualitas kesehatan lingkungan Pemukiman, Tempat kerja, Tempat-tempat umum, transportasi dan matra berdasarkan peraturan perundang-undangan
  5. Mampu melakukan pengambilan dan pengiriman sampel, serta melakukan pemeriksaan kualitas Lingkungan secara akurat dengan pilihan metode yang sesuai dari beragam pilihan (sesuai dengan teknik sampling menurut SNI) pada sumbernya serta intervensi secara teknis di bidang kesehatan lingkungan permukiman, tempat kerja, tempat-tempat umum, rumah sakit, transportasi, gudang dan matra
  6. Mampu melakukan intervensi sosial melalui penyuluhan dengan menggunakan berbagai metoda dan media yang  tepat dari beragam pilihan,  penyebarluasan informasi dengan berbagai media, dan evaluasi serta  menyusun laporan.
  7. Mampu melakukan intervensi administrasi, pengawasan kualitas kesehatan lingkungan permukiman, tempat kerja, tempat-tempat umum, tempat wisata, sarana transportasi dan matra berdasarkan peraturan perundang-undangan.
  8. Menguasai tentang teknik pengumpulan, pengolahan dan analisis data secara diskriptif serta penyusunan

 

  1. Misi 2 yaitu melaksanakan tri dharma perguruan tinggi yang bermutu diwujudkan dalam kegiatan berikut ini :
  2. Terselenggaranya perkuliahan sesuai dengan perkembangan Ipteks
  3. Terselenggaranya praktik kerja dan praktik belajar di Rumah sakit, puskesmas, komunitas dan industri dalam rangka pengelolaan lingkungan
  4. Tersedianya alat-alat praktik sesuai kebutuhan dan jumlah mahasiswa
  5. Tersedianya laboratorium hiperkes, workshop/bengkel kerja, vector, parasitologi dan laboratorium terpadu (kimia, mikrobiologi, promosi kesehatan), bahasa dan multimedia untuk menunjang ketrampilan
  6. Terselenggaranya penelitian bersama di kalangan dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan
  7. Terselenggaranya pengabdian kepada masyarakat bersama di kalangan dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan

 

  1. Misi 3 yaitu meningkatkan kualitas sumberdaya pendidikan dan kependidikan diwujudkan dalam kegiatan berikut ini:
  2. Menugaskan dosen dan tenaga kependidikan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi
  3. Menugaskan dosen dan tenaga kependidikan untuk mengikuti pelatihan, in house training yang bertujuan meningkatan keahlian dan ketrampilan dalam bidang kesehatan lingkungan
  4. Menugaskan dosen dan tenaga kependidikan untuk mengikuti seminar, lokakrya, forum ilmiah yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan wawasan sesuai perkembangan Ipteks

 

  • Misi 4 yaitu menjalin kerjasama dengan organisasi profesi dan pengguna diwujudkan dalam kegiatan berikut ini :
  • Terselenggaranya kerjasama dengan HAKLI untuk kegiatan uji kompetensi regional, sumpah profesi lulusan dan pengurusan STR
  • Terselenggaranya kerjasama dengan HAKLI untuk kegiatan seminar (narasumber, peserta dan  SKP)
  • Terselenggaranya kegiatan belajar mengajar bagi mahasiswa Program Studi D III Kesehatan Lingkungan dari Poltekkes Kemenkes lain di Program Studi D III Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
  • Terselenggaranya seminar/ pelatihan/ diskusi ilmiah/ penelitian/ pengabdian masyarakat dengan narasumber yang berasal dari civitas akademika di Program Studi D III Kesehatan Lingkungan dari Poltekkes Kemenkes

 

 

 

Sejarah

Berdasarkan SK Nomor 298/Menkes/SK/X/2001 tertanggal 16 April 2001 yang ditandatangani Dr. Achmad Sujudi didirikanlah Program Studi Diploma 3 Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Pada tahun 2015 Program Studi ini meraih Peringkat (Nilai) AkreditasiB (317), hal ini dikukuhkan dengan SK BAN-PT Nomor 970/SK/BAN-PT/Akred/Dipl-III/IX/2015.

 

Enam tahun kemudian, tepatnya tanggal 12 Juni 2006, Berdasarkan SK Nomor OT.01.01.1.4.2.02676.1 yang ditandatangani Dr. Muharso, SKM didirikanlah Program Studi Diploma 4 Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Pada tahun 2015 Program Studi ini meraih Peringkat Akreditasi  B, hal ini dikukuhkan dengan SK BAN-PT Nomor 776/SK/BAN-PT/Akred/Dpl-IV/VII/2015.